Memujamu
Karena kutahu bunga terindah adalah kamu.
Sekejap bayangmu tertampak menepi di tengah karya
fatamorganaku.
Menyilang, menyelinap bersama cahaya cinta yang datang
tiba-tiba.
Wajahmu terlukis dalam beberapa syair alunan lagu
hatiku,
Yang mampu menciptakan puisi cinta berteman rindu
terdalam.
Dimana memujamu,
Adalah satu tempat berpijakku hingga kini.
Kedamaian bagiku bukan terbaring ditengah hujan bintang
jatuh.
Karena kutahu sinarnya sampai pada kedua matamu.
Damai, damai, damai jika kamu sudi hadir dengan
kesetiaan berpeluk.
Tiada lagi tahta raja bernama ragu,
Enyahlah segala senandung sang maestro patah hati.
Karena mencintaimu,
Adalah satu-satunya petunjuk untuk langkahku menuju
jalan cahaya.
Takkan pernah ada yang seperti dirimu,
Bahkan sampai mataku tertutup kelak.
Biarkan aku bernafas,
Biarkan aku melihat,
Biarkan aku berjalan,
Dan biarkan aku hidup,
Tentu dengan senyumanmu,
Biarkan sayatan-sayatan luka ini tersembuhkan oleh satu
kendali bernama,,,
Kesetiaanmu..
Kesetiaanmu..


Komentar
Posting Komentar